Dalam kegiatan pembentukan karakter yang digelar SMPN 2 Kota Bandung di Masjid Raya Al Jabbar, Rabu (10/12/25), pemateri Ustadz Muhammad Irfan Kholifatulloh dari Al Jabbar menyampaikan materi mengenai pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad Saw sebagai sumber utama dalam pendidikan karakter.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Irfan menegaskan Nabi Muhammad Saw adalah teladan terbaik sepanjang sejarah dan akhlak beliau merupakan manifestasi dari Al-Qur’an.
“Sebaik-baiknya manusia di alam semesta adalah Nabi Muhammad Saw dan akhlak beliau adalah Al-Qur’an—khuluquhul Qur’an. Maka jangan pernah kalian lepas dari Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia mengajak siswa merenungkan bagaimana mereka dapat mengenal Nabi jika bukan melalui wahyu dan para ulama.
“Pernahkah kalian bertemu Nabi? Kalau belum, dari mana kita belajar tentang beliau? Yakni dari Al-Qur’an. Dan para ulama adalah pewaris para nabi—al-ulama’u waratsatul anbiya,” terangnya.
Ustadz Irfan juga menekankan besarnya peran guru dalam perjalanan ilmu seorang anak.
“Saya berada di sini bukan karena saya hebat, tetapi karena guru-guru yang mendidik kita, dari tidak tahu menjadi tahu,” tuturnya.
Ia menambahkan pendidikan akhlak tidak hanya dimulai di sekolah, tetapi berakar dari rumah. Menurutnya, bila di sekolah siswa dibimbing para ibu guru, maka di rumah guru pertama mereka adalah ibu sebagai madrasatul ula.
Selain itu, Ustadz Irfan memaparkan tiga syarat penting yang harus dimiliki penuntut ilmu, yaitu kecerdasan dalam memahami pelajaran, rasa haus akan ilmu, serta kesungguhan atau ijtihad dalam belajar. Ia menegaskan bahwa ilmu hanya akan masuk kepada mereka yang menghormati guru dan bersungguh-sungguh dalam menuntut pengetahuan.
Reporter : Melin Nur Salamah/KPI UIN Bandung